Kamis, 18 Maret 2010

Catatan anak punk

Ketika pertama kali saya mengenal punk, tak lebih sebatas sebuah aliran music rock yang sangat saya gemari..tapi belakangan ini baru saya mengerti filosofi kehidupan anak punk.....awalnya saya tak mengerti cara berpikir mereka namun sekarang saya mengerti bahwa punk tak sekedar bicara selera musik, melainkan ideologi yang harus dipikirkan matang - matang.

Di satu sisi saya salut akan gaya hidup mereka yang berasaskan DIY ( do it your self ), itu membuat mereka dituntut untuk lebih kreatif dan mandiri, namun disatu sisi yang lain saya kecewa karena banyak mereka yang mengaku punk tak mengerti ideologi ini, sehingga punk tak lebih sekedar rambut skin head, mabuk, narkoba, dan musik, bahkan menjadi pengacau tatanan sosial.....
Saya menulis ini bukan berarti saya setuju pemikiran mereka, karena bagaimanapun punk tidak pernah menjamin sebuah kehidupan yang bahagia...karena saya yakin mereka yang telah memutus hubungannya dengan penduduk langit tak akan pernah merasakan kebahagiaan yang sejati.

Satu catatan saya bagi mereka yang memilih gaya hidup ini, kalian harus mulai bertanya.....mengapa gaya hidup ini hanya diminati oleh anak muda? barang kali punk hanya sekedar fatamorgana dan mimpi....karena pada saatnya nanti kita akan dipaksa untuk melihat realitas bahwa kehidupan tak hanya nongkrong, minum, dan main musik....kehidupan lebih berat dari yang dibayangkan..karena ia menuntut tanggung jawab....

Mungkin ada yang tertawa membaca ini, tapi satu kenyataan harus kita hadapi " jika memang benar surga dan neraka tidak pernah ada sebagaimana yang kalian yakini maka mereka yang telah berbuat baik tak akan pernah merasa rugi, tapi jika seandaianya surga dan neraka benar adanya lalu kemanakah kalian akan pergi ???"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar