Minggu, 14 Maret 2010

Peradaban cinta

Terus terang, untuk cinta...saya terilhami banyak oleh pencipta lagu seperti piyu padi, ahmad dani, atau lirik - lirik lagu dari scorpion, marjinal ( cinta pembodohan ), atau penyair seperti kahlil gibran ( dan ia juga yang mengilhami nama saya ini )...tapi bukan berarti saya menyetujui semua apa yang mereka katakan tentang cinta...mungkin karena saya lebih percaya pada realita yang telah di contohkan Nabi besar kita......
Bagaimanapun buruknya masa lalu kita tentang cinta, kita tak boleh terlalu terbawa oleh fatamorgana syair cinta tanpa makna....yang biasanya keluar dari mulut gombal pria...( kecuali saya,hehe ),tapi maaf, ini bukan khusus wanita siapapun boleh baca...saya ingin mengatakan,...cinta terlalu kompleks untuk dijelaskan...ia bukan sebatas kata, dan cinta tak hanya diam,kata padi..karena cinta bukan hanya ada di balik kolor, kata marjinal. Sungguh cinta itu adalah perbuatan terus menerus untuk sebuah kedamaian dan kasih sayang. saya ingat dialog dalam sebuah film yang berjudul originaly sin, seorang pria yang terlalu cinta pada seorang wanita yang salah,ups...ini bukan sinopsis film......pria itu di tanya, apakah ia memang mencintai atau sekedar nafsu saja...kemudian pria itu balik bertanya, apakah ada perbedaan antara cinta dan nafsu ? jawabannya......mencintai berarti memberikan sebanyak - banyaknya, sedangkan nafsu engkau mengambil segalanya...nah, sudah tergambar apakah cinta?belum ?
oke.....
Mari kita lihat realita...apa arti making love ? apa arti bercinta ? tak bisa dipungkiri itu semua menuju pada aktivitas apa yang ada di balik kolor...agar tidak ngolor ngidul, mari kita lihat niat kita yang memiliki cinta.....untuk apa kau mencintai seseorang?
sebuah peradaban cinta yang indah tak mungkin dipenuhi oleh istilah - istilah sepeti ini, lihatlah peradaban yang dibangun Nabi 14 abad yang lalu di jazirah arab....ia memaafkan musuh - musuhnya, ia jenguk orang yang biasa meludahinya, dan ia bebaskan seluruh kafir quraisy yang dulu menyiksa beliau dan para sahabat....pada fathu mekkah terkandung simbol cinta yang dalam bagi kemanusiaan....ternyata sebuah peradaban cinta bukan dibangun di atas konsep yang tak jelas...dimana wanita selalu di eksploitasi, selalu di injak kehormatan dirinya...bahkan " mereka" telah berhasil mempengaruhi wanita bahwa kehormatannya hanyalah pada apa yang ada di "dada" dan selangkangan paha. ( untuk masalah ini saya akan tuliskan dalam judul yang bebeda insya Allah )
Oke kawan....kita tidak sedang mendirikan republik cinta ala ahmad dhani, tapi kita sedang mendirikan peradaban cinta yang mendunia.....harus ada kesadaran tinggi, jangan terlalu minder karena kita memiliki masa lalu yang suram, kita harus perbaiki, karena kita adalah arsitek cinta untuk dunia.....marilah mulai mencintai tanpa syarat,..memberikan kebaikan sebanyak - banyaknya bagi dunia...khoirun nas anfa'uhum linnas...sebaik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia....selamat mencinta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar